Pengaturan Kompensasi & Manfaat

Setup Additional Income (Pengaturan Penghasilan Tambahan)

Dipublikasi 22-04-2019 (diperbarui 18-11-2022)

Additional income (Penghasilan Tambahan) adalah penghasilan karyawan yang pajaknya hendak dihitung dengan menggunakan item pajak bonus. Secara umum, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan untuk melakukan setup additional income (pengaturan penghasilan tambahan):

  1. Menambahkan salary item (komponen gaji) bertipe Add-On pada template gaji karyawan
  2. Membuat additional income item (komponen penghasilan tambahan)
  3. Membuat additional income group (grup penghasilan tambahan)
  4. Membuat additional income template (template penghasilan tambahan)

 

Langkah 1: Menambahkan Salary Item (Komponen Gaji) Bertipe Add-On

Komponen gaji bertipe Add-on diperlukan untuk memetakan penghasilan tambahan ke dalam template gaji karyawan. 

 

Jika belum membuat komponen gaji bertipe Add-On:


Screenshot (85).png


  1. Buka menu Compensation & Benefits (Kompensasi & Manfaat) > Setup (Pengaturan) > Payroll (Penggajian) > Salary Design (Desain Gaji) > Salary Item Master (Master Komponen Gaji)  
  2. Klik tombol Add (Tambah) untuk menambahkan komponen gaji baru
  3. Isi bagian Type (Tipe) dengan Add-On
  4. Contoh: untuk menambahkan komponen gaji Bonus Akhir Tahun.
  5. Code (Kode): BAT
  6. Name (Nama): Bonus Akhir Tahun
  7. Type (Tipe): Add-on
  8. Category (Kategori): Income
  9. THP (Take Home Pay): Yes
  10. Taxable (Kena Pajak): Yes
  11. Tax Item (Komponen Pajak): 07 - Tantiem, Bonus, Gratifikasi, Jasa Produksi, dan THR
  12. Tax Method (Metode Pajak): Gross / Netto

 

Jika sudah memiliki item gaji bertipe Add-on, maka perlu ditambahkan ke template gaji dengan cara berikut:


Screenshot (17).png


  1. Buka menu Compensation & Benefits (Kompensasi & Manfaat) > Setup (Pengaturan) > Payroll (Penggajian) > Salary Design (Desain Gaji) > Salary Template (Template Gaji)
  2. Pilih template gaji yang ingin ditambahkan komponen gaji Add-on. Jika ingin membuat template gaji baru, pelajari lebih lanjut di sini.
  3. Klik icon pensil di sebelah template untuk menambahkan komponen gaji
  4. Tambahkan item gaji dengan menekan tombol Add (Tambah), kemudian pilih Salary Item (Komponen Gaji) bertipe Add-on yang telah dibuat 
  5. Klik tombol Save (Simpan) untuk menyimpan perubahan. 

 

Langkah 2: Membuat Additional Income Item (Komponen Penghasilan Tambahan)

Berikut adalah langkah-langkah membuat komponen penghasilan tambahan:


Screenshot (38).png


  1. Buka menu Compensation & Benefits (Kompensasi & Manfaat) > Setup (Pengaturan) > Payroll (Penggajian) > Additional Income Design (Desain Penghasilan Tambahan) > Additional Income Item (Komponen Penghasilan Tambahan)
  2. Tambahkan komponen penghasilan tambahan baru dengan klik tombol Add (Tambah)
  3. Code (Kode) diisi dengan kode komponen penghasilan tambahan
  4. Name (Nama) diisi dengan nama komponen penghasilan tambahan yang ingin ditambahkan
  5. Tax Method (Metode Pajak) diisi dengan metode pajak yang ingin dikenakan pada komponen penghasilan tambahan, yaitu Gross/Netto, Gross up, atau Tidak Kena Pajak
  6. Klik tombol Save (Simpan).
  7. Contoh untuk menambahkan item Bonus Akhir Tahun.
  8. Code: BAT
  9. Name: Bonus Akhir Tahun
  10. Tax Method: Gross/Netto

 

Langkah 3: Membuat Additional Income Group (Grup Penghasilan Tambahan)

Berikut adalah langkah-langkah membuat grup penghasilan tambahan:


Screenshot (40).png


  1. Buka menu Compensation & Benefits (Kompensasi & Manfaat) > Setup (Pengaturan) > Payroll (Penggajian) > Additional Income Design (Desain Penghasilan Tambahan) > Additional Income Group (Grup Penghasilan Tambahan)
  2. Klik Add new group (Tambah grup baru)
  3. Pilih Group Type (Tipe Group) dari penghasilan tambahan
  4. THR/Bonus: untuk penghasilan tidak teratur seperti THR, Bonus Tahunan, Bonus Kinerja, dll.
  5. Uang Kompensasi: penghasilan karyawan PKWT berupa uang kompensasi yang diberikan di akhir masa PKWT
  6. Pilihan Group Type (Tipe Group) akan menentukan isian berikutnya
  7. Tipe Group THR/Bonus:
  8. Code (Kode) diisi dengan kode grup penghasilan tambahan
  9. Name (Nama) diisi dengan nama grup penghasilan tambahan
  10. Recipient Type (Tipe Penerima) diisi dengan tipe karyawan yang tergabung ke dalam grup penghasilan tambahan ini. 
  11. Contoh: jika terdapat perbedaan nominal bonus untuk tipe karyawan kontrak dan karyawan permanen, maka perlu dibuat grup penghasilan tambahan terpisah.
  12. Tipe penerima dapat diatur berdasarkan:
  13. All Employees (Semua karyawan)
  14. Employment Type (Tipe karyawan)
  15. Job Level (Pangkat)
  16. Location (Lokasi)
  17. Religion (Agama)
  18. Reference Date (Tanggal Acuan) diisi dengan tanggal acuan dalam melakukan perhitungan penghasilan tambahan untuk grup penghasilan tambahan. Dapat diisi dengan:
  19. Join Date (Tanggal Bergabung): tanggal karyawan bergabung dengan perusahaan
  20. Permanent Date (Tanggal Permanen): tanggal karyawan menjadi karyawan tetap
  21. Sign Date (Tanggal Penandatanganan): tanggal karyawan menandatangani surat perjanjian
  22. Start Date (Tanggal Mulai): tanggal karyawan mulai bekerja di perusahaan
  23. Description (Deskripsi) dapat diisi dengan keterangan yang ingin ditambahkan. Bersifat opsional.
  24. Klik tombol Save (Simpan).
  25. Contoh untuk menambahkan item Bonus Akhir Tahun.
  26. Code: BAT
  27. Name: Bonus Akhir Tahun
  28. Recipient Type: All Employees
  29. Reference Date: Start Date
  30. Description: Bonus Akhir Tahun Karyawan
  31. Tipe Group Uang Kompensasi:
  32. Code (Kode) diisi dengan kode grup penghasilan tambahan
  33. Name (Nama) diisi dengan nama grup penghasilan tambahan
  34. Set 2 Nov 2020 as Calculation Limit (Jadikan 2 Nov 2020 sebagai batas perhitungan) diisi dengan Ya atau Tidak
  35. Menentukan apakah perhitungan durasi kontrak untuk karyawan yang masa kontraknya dimulai sebelum 2 Nov 2020 dihitung sejak 2 Nov 2020 atau sebelumnya.
  36. Contoh: terdapat karyawan yang masa kontraknya selama 2 tahun dimulai pada tanggal 1 Jun 2020 dan berakhir di tanggal 31 Mei 2022.
  37. Diisi Ya: durasi kontrak dihitung dari 2 Nov 2020 - 31 Mei 2022 = 19 bulan
  38. Diisi Tidak: durasi kontrak dihitung dari 1 Jun 2020 - 31 Mei 2022 = 24 bulan


Langkah 4: Membuat Additional Income Template (Template Penghasilan Tambahan)

Berikut adalah langkah-langkah membuat template penghasilan tambahan:


Screenshot (87).png


  1. Buka menu Compensation & Benefits (Kompensasi & Manfaat) > Setup (Pengaturan) > Payroll (Penggajian) > Additional Income Design (Desain Penghasilan Tambahan) > Additional Income Template (Template Penghasilan Tambahan)
  2. Klik tombol Add (Tambah) untuk menambahkan template penghasilan tambahan baru 
  3. Additional Income Group (Grup Penghasilan Tambahan) dapat diisi dengan grup penerima penghasilan tambahan yang diinginkan
  4. Additional Income Item (Komponen Penghasilan Tambahan) dapat diisi dengan komponen penghasilan tambahan yang ingin diberikan
  5. Salary Template (Template Gaji) dapat diisi dengan template gaji yang akan ditambahkan penghasilan tambahan
  6. Salary Item (Komponen Gaji) dapat diisi dengan komponen gaji bertipe Add-on yang sudah ditambahkan pada template gaji.
  7. Type (Tipe) dapat diisi dengan:
  8. Editable: untuk nominal penghasilan tambahan yang berbeda-beda pada setiap karyawan. Secara default nominalnya akan terisi 0 dan dapat diatur nantinya saat pemrosesan penghasilan tambahan
  9. Formula: untuk nominal penghasilan tambahan yang diturunkan dari komponen gaji lainnya. Perlu untuk menentukan formula saat pembuatan template penghasilan tambahan.
  10. Contoh untuk menambahkan item Bonus Akhir Tahun
  11. Additional Income Group: Bonus Akhir Tahun
  12. Additional Income Item: Bonus Akhir Tahun
  13. Tax Method: Gross / Netto
  14. Salary Template: Standar
  15. Salary Item: Bonus Akhir Tahun
  16. Type: Formula
  17. Formula: 3*A01


Catatan tambahan:

  1. Jika terdapat beberapa template gaji berbeda yang mendapatkan penghasilan tambahan, maka perlu ditambahkan template penghasilan tambahan dengan Salary Template (Template Gaji) yang berbeda.
  2. Jika terdapat lebih dari satu komponen penghasilan tambahan pada suatu template gaji, maka perlu ditambahkan template penghasilan tambahan dengan Additional Income Item (Komponen Penghasilan Tambahan) yang berbeda.

 

Setelah membuat template penghasilan tambahan, selanjutnya perlu dilakukan pemrosesan penghasilan tambahan sehingga dapat diberikan kepada karyawan. Pelajari lebih lanjut tentang cara memproses pembayaran Additional Income (Penghasilan Tambahan).

 

Sumber
  1. CATAPA

Masih memiliki pertanyaan?

CATAPA selalu siap menjawab pertanyaan Anda.

Kirim Pertanyaan
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.