<link rel="stylesheet" href="/styles.c7a42c3988163987.css">
CATAPA Time Management

Perubahan shift/jadwal pada tanggal dengan data absensi

Dipublikasi 22-10-2026 (diperbarui 22-10-2026)
  1. Kebijakan dan Dampak Perubahan JadwalCuplikan layar 2026-10-22 192249.png
  2. Pengaturan “Perbolehkan perubahan shift/jadwal pada tanggal dengan data absensi” menentukan apakah jadwal dapat diubah ketika data absensi atau lembur sudah tersedia.
  3. Jika pilih Tidak, jadwal tidak dapat diubah pada tanggal yang sudah memiliki data absensi atau lembur. Proses Penyesuaian Absensi juga tidak dapat dijalankan.
  4. Jika pilih Ya, jadwal dapat diubah meskipun data absensi atau lembur sudah tersedia, sesuai aturan yang berlaku. Penghitungan ulang harus dijalankan secara terpisah setelah perubahan jadwal disimpan.
  5. PENTING: Cuti, ketidakhadiran, dan permintaan cuti atau ketidakhadiran yang masih menunggu persetujuan tetap dapat membatasi perubahan jadwal.
  6. Proses Penghitungan Ulang
  7. Setelah perubahan roster atau shift disimpan, data absensi dan lembur yang sudah ada tidak otomatis dihitung ulang. Buka menu Absensi > Attendance Adjustment untuk menjalankan penghitungan ulang.
  8. Pilih karyawan yang akan diproses. Pengguna dapat memilih karyawan tertentu atau seluruh karyawan yang sesuai dengan filter aktif. Daftar karyawan mengikuti hak akses pengguna dan tidak otomatis memilih seluruh karyawan perusahaan.
  9. Tentukan periode penghitungan ulang. Pengguna dapat memilih satu tanggal atau periode hingga maksimal 31 hari kalender. Periode dapat melewati pergantian bulan.
  10. Periksa cakupan proses sebelum dijalankan, termasuk periode yang dipilih, jumlah karyawan, dan jumlah kombinasi karyawan-tanggal yang akan diperiksa.
  11. Klik Proses Semua Data yang Difilter untuk memulai penghitungan ulang. Proses hanya dapat dimulai jika kebijakan Perbolehkan perubahan roster pada tanggal dengan data absensi/lembur diaktifkan dan pengguna memiliki hak akses yang sesuai.
  12. Sistem menghitung ulang data Hadir (Present), Lembur Hari Libur (Holiday Overtime), lembur terkait, dan Time Tracking yang berlaku berdasarkan roster serta pengaturan shift yang sesuai dengan karyawan dan tanggal absensi.
  13. Untuk data absensi yang bersumber dari mesin absensi, sistem memilih data waktu yang memenuhi rentang shift dan toleransi terbaru, kemudian menerapkan aturan FILO (First In, Last Out). Jam masuk dan jam keluar dinilai secara terpisah. Nilai dari HR Input dan koreksi absensi yang telah disetujui tetap dipertahankan sesuai prioritas sumber data.
  14. Jika data waktu yang memenuhi rentang shift dan toleransi tidak tersedia, atau pengaturan roster, shift, jadwal, maupun toleransi tidak dapat ditentukan, data terkait tidak dapat diproses dan tetap tidak berubah. Kegagalan pemrosesan tidak membatalkan perubahan roster yang telah disimpan.
  15. Setelah proses selesai, periksa statistik hasil proses untuk melihat data yang berhasil dan gagal diproses. Klik Lihat Detail untuk mengetahui alasan kegagalan dan tindakan yang disarankan. Jika diperlukan, perbaiki data sumber atau pengaturan yang bermasalah, lalu jalankan kembali Attendance Adjustment.
  16. Periksa data terbaru melalui menu Attendance Data dan Overtime Entry.
  17. Contoh penghitungan ulang absensi
  18. Seorang karyawan awalnya memiliki shift pukul 09.00–18.00. HR mengubah shift menjadi pukul 08.00–17.00, kemudian menjalankan Attendance Adjustment.
  19. Data mesin absensi: 07.55, 08.02, 12.00, 13.00, 16.55, 17.05.
  20. Sebelum perubahan jadwal:
  21. Shift kerja: 09.00–18.00
  22. Toleransi masuk: 0 jam 0 menit
  23. Toleransi keluar: 0 jam 0 menit
  24. Sumber data: Mesin absensi
  25. Time In pada Attendance: 12.00
  26. Time Out pada Attendance: 17.05
  27. Attendance Status: Terlambat
  28. Setelah perubahan jadwal dan penghitungan ulang:
  29. Shift kerja: 08.00–17.00
  30. Toleransi masuk: 0 jam 0 menit
  31. Toleransi keluar: 0 jam 0 menit
  32. Sumber data: Mesin absensi
  33. Time In pada Attendance: 08.02
  34. Time Out pada Attendance: 16.55
  35. Attendance Status: Hadir
  36. Pada contoh ini, data mesin absensi tetap sama. Sistem menghitung ulang Time In dan Time Out berdasarkan rentang shift dan toleransi terbaru dengan aturan FILO (First In, Last Out).
  37. Pesan Kesalahan
  38. Jika ada data yang membutuhkan resolusi manual, alasan kegagalan, dan saran tindakan dapat dilihat pada Detail Statistik Data melalui tombol Lihat Detail.

Masih memiliki pertanyaan?

CATAPA selalu siap menjawab pertanyaan Anda.

Kirim Pertanyaan
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.