Pengaturan Kompensasi & Manfaat

Setup Tax Policy (Pengaturan Pajak Penghasilan)

Dipublikasi 17-06-2019 (diperbarui 16-08-2022)

Digunakan untuk mendefinisikan aturan perusahaan terkait metode perhitungan pajak. Berikut langkah yang harus dilakukan untuk mengatur tax policy (pengaturan pajak):


Screen Shot 2022-06-02 at 17.48.09.png


  1. Buka menu Compensation & Benefits (Kompensasi & Manfaat) > Setup (Pengaturan) > Tax (Pajak) > Policy (Aturan)
  2. Edit dengan klik icon pensil
  3. Default Tax method (Metode default Pajak)
  4. Opsi pengisian:
  5. Gross: PPh 21 ditanggung oleh karyawan
  6. Netto: PPh 21 ditanggung oleh perusahaan
  7. Gross up: PPh 21 ditanggung oleh perusahaan dalam bentuk tunjangan pajak
  8. Kombinasi dari gross up dan gross (mix): PPh 21 sebagian ditanggung oleh perusahaan dalam bentuk tunjangan pajak dan sebagian ditanggung oleh karyawan
  9. Tax method yg dipilih akan menjadi default value ketika mengisi data keanggotaan pajak (tax membership) karyawan
  10. Tax calculation method (Metode perhitungan Pajak) diisi dengan:
  11. Standard: Perhitungan penghasilan bruto setahun menggunakan cara penghasilan bulanan dikalikan dua belas
  12. Forward: Perhitungan penghasilan bruto setahun menggunakan cara penghasilan bulan berjalan dikalikan dengan jumlah sisa bulan sampai dengan Desember kemudian ditambahkan dengan penghasilan bulan januari sampai bulan sebelumnya
  13. Employee tax fine without NPWP paid by (Denda karyawan tanpa NPWP dibayar oleh) diisi dengan:
  14. Employee (Karyawan): ditanggung oleh karyawan
  15. Based on Tax Method (Berdasarkan Metode Pajak: sesuai Tax method yang dipilih pada nomor 3
  16. Gross: oleh karyawan
  17. Netto: oleh perusahaan
  18. Gross up: oleh perusahaan
  19. Kombinasi dari gross up dan gross: oleh karyawan
  20. Tax DTP (Pajak DTP) diisi dengan:
  21. Yes (Ya): untuk mengaktifkan perhitungan PPh 21 DTP
  22. No (Tidak): untuk perusahaan yang tidak dapat memanfaatkan fasilitas PPh 21 DTP
  23. Continue 1721-A1 taxable income on former employee income tax calculation (Lanjutkan penghasilan kena pajak di 1721-A1 pada perhitungan pajak penghasilan mantan karyawan) diisi dengan:
  24. Yes (Ya): untuk melanjutkan penghasilan kena pajak mantan karyawan di 1721-A1
  25. No (Tidak): untuk tidak melanjutkan penghasilan kena pajak mantan karyawan di 1721-A1
  26. Regular salary process tax period generated based on (Periode pajak proses gaji reguler dihasilkan berdasarkan)
  27. Payroll Period (Periode Penggajian): periode pajak gaji reguler akan mengikuti tanggal cutoff dari setiap paygroup (kelompok gaji).
  28. Contoh, suatu kelompok gaji memiliki tanggal cutoff 31. HR melakukan proses gaji reguler untuk periode Juli 2022 dengan tanggal pembayaran 4 Agustus 2022. Karena aturan ini, maka periode pajak gaji reguler adalah Juli 2022 (karena cutoff di tanggal 31 Juli 2022).
  29. Payment Date (Tanggal Pembayaran): periode pajak gaji reguler akan mengikuti tanggal pembayaran.
  30. Contoh, suatu kelompok gaji memiliki tanggal cutoff 31. HR melakukan proses gaji reguler untuk periode Juli 2022 dengan tanggal pembayaran 4 Agustus 2022. Karena aturan ini, maka periode pajak gaji reguler adalah Agustus 2022 (karena tanggal pembayaran di bulan Agustus 2022).
  31. Klik Save (Simpan) jika sudah selesai
Sumber
  1. CATAPA

Masih memiliki pertanyaan?

CATAPA selalu siap menjawab pertanyaan Anda.

Kirim Pertanyaan
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.