General

4 Hal Bagaimana Software HRIS Mampu Berikan Dampak pada Bisnis

Dipublikasi 10-05-2021 (diperbarui 10-05-2021)

Ada banyak hal yang mampu pengaruhi bisnis salah satunya adalah bagaimana perusahaan mengelola karyawan melalui HRIS. Lantas, bagaimana itu terjadi? 


Belakangan penggunaan software HRIS cukup menarik untuk diperbincangkan terutama ketika pola kerja dari rumah atau work from home diterapkan saat pandemi. 


Meski begitu, tidak sedikit pula perusahaan yang masih belum menyadari peralihan teknologi pada bidang HR ini. 


Padahal, penggunaan teknologi di bidang HR seperti HRIS juga mampu mempengaruhi aspek bisnis secara keseluruhan. 


Lantas bagaimana penggunaan teknologi HR seperti software HRIS mampu memberikan dampak bagi bisnis? 


Sekilas Tentang HRIS 


Bagi Anda yang belum tahu, HRIS merupakan akronim dari Human Resources Information System atau sistem pengelolaan informasi karyawan berbasis data. 


Sehingga umumnya HRIS sering dikaitkan dengan pengembangan teknologi dari pengelolaan informasi itu sendiri dalam bentuk software


Jika pada sistem konvensional payroll, absensi, legal, dan pengembangan karyawan merupakan sistem yang terpisah, HRIS tidak seperti ini. 


Karena berbasis data, semua pekerjaan-pekerjaan tadi terintegrasi dalam satu sistem dan tentu ini sangat membantu perusahaan terutama bagi manajer HR. 


Kenapa Penggunaan HRIS Mampu Pengaruhi Bisnis?


Menurut James Underwood dalam bukunya Competitive intelligence for Dummies setidaknya ada 10 hal yang mampu memengaruhi bisnis yang sedang dijalankan.


Di antara poin-poin tersebut yang cukup bisa menjadi alasan kenapa tata kelola HR mampu berdampak bagi bisnis adalah teknologi, regulasi, dan moral organisasi. Lebih jelasnya mari simak poin-poin alasan kenapa HRIS mampu memengaruhi bisnis secara keseluruhan. 


1. Teknologi HRIS Mampu Memberikan Efisiensi Waktu 

Kita bisa sepakati bahwa setiap penggunaan teknologi sejatinya mampu memberikan kemudahan kerja bagi siapa pun.


Ya, termasuk penggunaan software HRIS pada manajer HR.


Teknologi HRIS mampu memberikan kemudahan bagi manajer HR dalam melakukan pengelolaan data karyawan.


Selain itu, melalui penelitian yang dilakukan oleh Deloitte bahwa penggunaan teknologi di bidang HR seperti HRIS mampu memberikan efisiensi hingga 75%. 


Peran efisiensi ini tidak terlepas dari cara kerja tata kelola HR melalui software HRIS dimana seluruh pengelolaan data karyawan diolah secara otomatis dan terintegrasi. 

Sehingga proses berulang seperti pencatatan absensi dan perhitungan gaji tidak lagi menggunakan cara konvensional yang memakan waktu lebih lama. 


Hal ini tentu bisa membuat perusahaan bisa berfokus kepada hal-hal yang lebih strategis misalnya pengembangan karyawan yang pada akhirnya akan memengaruhi langsung pada bisnis Anda. 


2. Mampu Menciptakan Employee Self-Service 

Software HRIS juga mampu menciptakan sistem pelayanan mandiri karyawan atau employee self-service (ESS). 


Sistem ESS memungkinkan karyawan mampu mengakses dan mengelola aktivitas kekaryawanan secara mandiri melalui device atau smartphone mereka masing-masing.


Misalnya absensi masuk-keluar, pembetulan jam absensi, pengajuan cuti, lembur, dan reimbursement dilakukan oleh karyawan itu sendiri. 


Sehingga sistem ESS ini mampu mengurangi beban pekerjaan HR. 


Disamping mempermudah pekerjaan HR karena segala aktivitas data karyawan bisa dilakukan oleh karyawan itu sendiri, sistem ESS mampu memberikan engagement dan fleksibilitas bagi karyawan. 


Bagaimana bisa? 


Hal ini karena dengan adanya portal ESS, perusahaan bisa menghilangkan tembok birokrasi yang sering kali menjadi rintangan bagi karyawan untuk memenuhi kebutuhan kerjanya. 


Katakanlah seperti cuti, reimbursement, atau benefit karyawan. 


Sistem pada portal ESS juga memungkinkan adanya transparansi perusahaan kepada karyawan dan percayalah, hal kecil seperti ini bisa meningkatkan retensi karyawan.


Dengan kata lain, Anda bisa mempertahankan karyawan terbaik dengan pengelolaan karyawan yang terbaik pula. 


3. Mampu Memangkas Biaya 

Dengan adanya teknologi HRIS, perusahaan juga bisa memangkas biaya tenaga kerja atau labor cost yang sering kali luput dari perhitungan. 


Ada beberapa hal kenapa teknologi HRIS mampu memangkas labor cost perusahaan. 


Pertama, dari segi dokumen fisik perusahaan bisa mengurangi penggunaan kertas fisik hingga 90% karena segala aktivitas dokumentasi disimpan di dalam penyimpanan cloud


Penyimpanan cloud sendiri adalah penyimpanan berbasis koneksi internet dimana seluruh data dapat dikelola dan diakses secara real-time


Kedua, perusahaan bisa mengurangi tenaga kerja di bidang HR yang mampu menghemat biaya tenaga kerja hingga 85%. 


Ya, mungkin terlihat buruk dari sisi karyawan. Namun tidak bisa dipungkiri, adanya penyederhanaan karyawan tentu membuat perusahaan bisa lebih ramping dari segi biaya dan organisasi dan tentunya ini menguntungkan bagi perusahaan. 


4. Regulasi Organisasi yang Lebih Baik 

Terakhir, penggunaan teknologi pada sistem tata kelola HR juga mampu menciptakan regulasi yang lebih baik bagi organisasi perusahaan. 


Hal ini karena sistem tata kelola HRIS berbasis teknologi lebih aman dan lebih bisa dipertanggungjawabkan. 


Misalnya, data absensi yang masuk ke dalam sistem akan langsung diolah dan dapat dilacak secara real-time sehingga perusahaan bisa menghindari kecurangan absensi. 


Hal yang sama dengan data-data lain seperti cuti, lembur, reimbursement, hingga pembayaran gaji. 


Di sisi lain, karena pengelolaan karyawan berbasis data, perusahaan bisa dengan mudah melakukan evaluasi dan mengambil keputusan terkait kebijakan perusahaan di masa mendatang. 


Itulah empat hal utama kenapa software HRIS mampu berpengaruh secara langsung bagi bisnis. 


Dengan adanya teknologi, perusahaan bisa meningkatkan moral karyawan dan juga kualitas pengelolaan HR yang tentu akan berpengaruh bagi bisnis Anda.

Masih memiliki pertanyaan?

CATAPA selalu siap menjawab pertanyaan Anda.

Kirim Pertanyaan
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.